Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Pengelolaan Data Menggunakan Aplikasi Microsoft Excel Bagi Guru Di Sd 187 Kabupaten Barru Fajrin Baids; Ibrahim, Nur Wahyuningsih; B, Nurul Mutahara; Said, Awayundu; Hisanan, Herawan
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.176

Abstract

Efficient management of academic and administrative data remains a challenge for many teachers in Indonesia, including those at UPTD SD 187 Barru. This training program was designed to enhance teachers' skills in utilizing Microsoft Excel, a crucial tool for data management in education. The one-day training covered topics such as Excel interface introduction, basic formulas like SUM and IF, and advanced features such as dropdown lists and complex IF formulas. Employing an interactive learning approach, the sessions combined theory and hands-on practice. Evaluation results showed significant improvements in participants' understanding and skills, as evidenced by their ability to independently create student assessment tables. The collaborative approach between lecturers and students played a key role in the training’s success. This program is expected to contribute to increased efficiency and accuracy in school data management while motivating teachers to further develop their technological competencies.
Penyelenggaraan Kegiatan Tular Nalar, Sekolah Kebangsaan Bersama Mafindo Makassar dalam Menangkal Hoax di MAN 2 Makassar Reski Riana Sultan; Citra Rosalyn Anwar; Abd. Hakim; Fajrin Baids; Dian Ismidiati Idil
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gccwwp29

Abstract

Kegiatan Tular Nalar yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar pada bulan Oktober 2024 merupakan bagian dari kampanye literasi digital bagi pemilih pemula yang diselenggarakan oleh MAFINDO Makassar. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa magang secara aktif dalam seluruh tahapan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pendokumentasian pasca-kegiatan. Melalui berbagai tugas seperti pengelolaan logistik, pendampingan diskusi, serta pengelolaan media sosial, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dalam manajemen acara dan literasi digital. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang ciri-ciri hoax, pentingnya verifikasi informasi, serta peran mereka dalam menolak dan menangkal penyebaran hoax di ruang digital. Implementasi kurikulum Tular Nalar dengan pendekatan kompetensi tahu, tanggap, dan tangguh serta penggunaan tools digital terbukti efektif dalam membentuk pola pikir kritis peserta. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi pengembangan keterampilan profesional mahasiswa magang, sekaligus menjadi model edukasi literasi digital yang kolaboratif dan transformasional.
Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL Bagi Guru di Kabupaten Gowa Arnidah, Arnidah; Asmar, Asmar; Fajrin Baids; Dariyono, Dariyono
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.583

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan nasional melalui implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu mengembangkan perangkat ajar yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL), yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui pengalaman belajar berbasis proyek guna menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir. Dalam rangka mendukung implementasi pendekatan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL bagi Guru di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang micro modul yang kontekstual, menarik, serta mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan kurikulum pelatihan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman guru terhadap konsep PjBL, keterampilan dalam menyusun micro modul berbasis proyek, serta motivasi untuk mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan penguatan praktik pembelajaran inovatif di Kabupaten Gowa.
Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Evaluasi Responsif Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Kota Makassar Sabrina Putri Alfiah; Ince Citra Mahardhika; Nur Sahrani Najamuddin; Rabiul Rahman; Hamrulla P; Indah; Fajrin Baids
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.199

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Kota Makassar, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi strategis berbasis evaluasi responsif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi responsif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kepala madrasah, guru, siswa, dan komite sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah mendorong keterlibatan siswa melalui pembelajaran berbasis proyek, yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, kemandirian, dan tanggung jawab. Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan pemahaman guru terhadap metode pembelajaran inovatif seperti pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Model evaluasi responsif terbukti efektif dalam memberikan gambaran holistik tentang pelaksanaan kurikulum serta memberikan rekomendasi strategis untuk perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan intensif bagi guru, supervisi berkelanjutan, serta penguatan peran komite sekolah dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
Evaluasi Kurikulum Merdeka Dengan Model Black Box Tyler Di UPT SPF SD Negeri Gunung Sari I Kota Makassar Riska Amelia; Muhammad Sya’ban Paduppai; Nur Fadilah Angriani; Nurul Inaya; Irma Amalia; Farhan Marcelino; Fajrin Baids
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka di UPT SPF SD Negeri Gunung Sari I Kota Makassar menggunakan Model Black Box Tyler. Model ini menekankan evaluasi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran melalui pengukuran perubahan perilaku siswa. Evaluasi difokuskan pada efektivitas pembelajaran, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta tingkat keterlibatan orang tua dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi proses pembelajaran, dan analisis dokumen seperti modul ajar dan hasil evaluasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berkontribusi pada peningkatan partisipasi aktif siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang inovatif dan kontekstual. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, termasuk kurangnya pelatihan guru terkait metode pembelajaran dan teknologi pendidikan, serta keterbatasan fasilitas di beberapa kelas. Penelitian ini memberikan rekomendasi, seperti perlunya pelatihan intensif bagi guru, peningkatan dukungan fasilitas, dan kolaborasi lebih lanjut antara sekolah dan orang tua untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.
EVALUASI RESPONSIF PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MIN 1 KOTA MAKASSAR Muthia Mutmainna; Muthi’ah Nabilah Yusuf; Nur Indah Sari; Dyastri Prameswari; Muhammad Shafwan Syahid; Wahdaniah Hermansah; Fajrin Baids; Sofyan
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 01 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i02.222

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka dengan Model Responsif di MIN 1 Kota Makassar, dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk menilai dampak kurikulum terhadap perkembangan akademik dan non-akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Responsif dari Kurikulum Merdeka memiliki dampak positif terhadap partisipasi siswa, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis. Model ini juga mendorong kolaborasi yang lebih baik antara guru, siswa, dan orang tua, yang berkontribusi pada terciptanya lingkungan belajar yang lebih mendukung. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti kebutuhan pelatihan guru yang berkelanjutan dan ketersediaan sumber daya pembelajaran yang memadai untuk mengoptimalkan potensi kurikulum tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun implementasi kurikulum ini telah berjalan dengan sukses, peningkatan kapasitas guru dan infrastruktur pembelajaran diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan Kurikulum Merdeka di sekolah ini. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Model Responsif, keterlibatan siswa, kapasitas guru, evaluasi pendidikan. ABSTRACT Abstract: This study aims to evaluate the implementation of the Responsive Model of the Merdeka Curriculum at MIN 1 Kota Makassar, focusing on its effectiveness in enhancing student engagement and learning outcomes. The research employed a qualitative descriptive method, involving observations, interviews, and document analysis to assess the curriculum's impact on students' academic and non-academic development. The findings indicate that the Responsive Model of the Merdeka Curriculum has a positive effect on student participation, creativity, and critical thinking skills. It also fosters better collaboration between teachers, students, and parents, contributing to a more supportive learning environment. However, the study also identifies challenges such as the need for continuous teacher training and adequate learning resources to fully optimize the curriculum’s potential. The research concludes that while the implementation has been largely successful, further improvements in teacher capacity and infrastructure are necessary to ensure the sustainability and continued success of the Merdeka Curriculum at the school. Keywords Merdeka Curriculum, Responsive Model, student engagement, teacher capacity, educational evaluation.