Artikel ini membahas peran pendidikan multikultural dalam membangun sikap toleransi peserta didik melalui kajian kepustakaan yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian lima tahun terakhir. Pendidikan multikultural dipahami sebagai pendekatan yang menekankan penghargaan terhadap keberagaman budaya, agama, dan etnis sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan humanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan multikultural, baik melalui pendekatan pembelajaran, integrasi nilai dalam pendidikan agama, penggunaan media digital interaktif, maupun pembiasaan nilai keseharian, terbukti meningkatkan toleransi siswa secara signifikan. Namun, efektivitas implementasinya sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru, dukungan lembaga pendidikan, budaya sekolah, serta integrasi nilai multikultural dalam kurikulum. Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural memiliki urgensi strategis dalam memperkuat karakter peserta didik yang moderat, empatik, dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat majemuk.
Copyrights © 2026