Ilsa Atkol Atkia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBANGUN SIKAP TOLERANSI PESERTA DIDIK: KAJIAN KEPUSTAKAAN Sinta Amalia; Ilsa Atkol Atkia; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6444

Abstract

Artikel ini membahas peran pendidikan multikultural dalam membangun sikap toleransi peserta didik melalui kajian kepustakaan yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian lima tahun terakhir. Pendidikan multikultural dipahami sebagai pendekatan yang menekankan penghargaan terhadap keberagaman budaya, agama, dan etnis sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan humanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan multikultural, baik melalui pendekatan pembelajaran, integrasi nilai dalam pendidikan agama, penggunaan media digital interaktif, maupun pembiasaan nilai keseharian, terbukti meningkatkan toleransi siswa secara signifikan. Namun, efektivitas implementasinya sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru, dukungan lembaga pendidikan, budaya sekolah, serta integrasi nilai multikultural dalam kurikulum. Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural memiliki urgensi strategis dalam memperkuat karakter peserta didik yang moderat, empatik, dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat majemuk.
Adat Pernikahan Tradisi Jawa dalam Perspektif Islam Ilsa Atkol Atkia; Dina Widianingrum; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6796

Abstract

Penelitian ini berangkat dari temuan empiris masih berlangsungnya praktik adat pernikahan tradisi Jawa dalam pernikahan yang dicatat di Kantor Urusan Agama (KUA), yang kerap dipersepsikan berpotensi tidak sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan penghulu terhadap pelaksanaan adat pernikahan tradisi Jawa serta relevansinya dalam perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui penelitian lapangan di KUA, dengan penghulu sebagai satu-satunya subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut penghulu, sebagian besar prosesi adat pernikahan Jawa yang mengiringi akad nikah memiliki nilai etika, sosial, dan kultural yang sejalan dengan prinsip Islam, selama tidak mengandung unsur syirik dan keyakinan yang bertentangan dengan akidah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adat pernikahan tradisi Jawa dapat diterima dalam praktik pernikahan Islam secara selektif dan kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peran penghulu sebagai otoritas keagamaan dalam memberikan pemahaman moderatif terkait integrasi adat dan syariat Islam di masyarakat.