Jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Pada tahun 2019, Indonesia menempati urutan ketujuh dunia dalam jumlah kasus. Diabetes bisa disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, faktor keturunan, usia, obesitas, kurang olahraga, dan stres. Salah satu cara membantu pasien adalah dengan melibatkan keluarga dan tenaga kesehatan dalam program perawatan secara bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga tingkat stressor pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSI Sunan Kudus. Metode yang digunakan adalah pendekatan cross-sectional dengan alat ukur Perceived Social Support Family Scale (PSS-Fa) dan Perceived stress scale (PSS-10) yang terdiri dari 81 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Analisa data menggunakan uji Spearman Rho melalui program SPSS . Hasil uji korelasi Spearman Rho diperoleh nilai rhitung sebesar -0,328 dengan tingkat signifikansi (p-value) 0,003. Nilai signifikansi uji (p-value) lebih kecil dari 0,05 (0,003 < 0,05) maka keputusan uji adalah H0 ditolak yang bermakna bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stressor pada pasien DM Tipe 2 adalah diterima.
Copyrights © 2025