Penyelenggaraan makanan yang hygiene dan sehat menjadi prinsip dasar penyelenggaraan makanan institusi. Hygiene sanitasi penjamah makanan merupakan syarat utama agar tidak kontaminasi penyakit terhadap makanan yang di sajikan. Salah satu faktor yang mempengaruhi praktik hygiene sanitasi penjamah makanan adalah pengetahuan dan sikap dalam pengelolaan hygiene sanitasi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap penjamah makanan dengan pengelolaan hygiene sanitasi makanan pada rumah makan Puti Minang Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain penelitian cross sectional. Total Populasi penelitian ini adalah 42 orang tenaga penjamah dan sampel pada penelitian ini adalah 32 penjamah makanan pada rumah makan Puti Minang Pringsewu yang telah dilakukan pada bulan Oktober s/d bulan November 2024 di rumah makan Puti Minang Pringsewu. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh penjamah rumah makan Puti Minang Pringsewu dengan teknik pengambilan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahun, kuesioner sikap dan lembar check list pengelolaan hygiene sanitasi makanan. Analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan (p=0,045) dan sikap (p=1,000) dengan pengelolaan hygiene sanitasi makanan. Diharapkan pihak rumah makan Puti Minang Pringsewu menfasilitasi tenaga penjamah untuk mengikuti pelatihan tentang hygiene sanitasi makanan, melakukan pengawasan dalam penerapan prinsip-prinsip hygiene sanitasi makanan dan menyediakan sarana prasarana atau fasilitis untuk dapat memenuhi syarat penerapan higiene sanitasi.
Copyrights © 2025