Kajian ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) dalam pengajaran Pancasila dengan fokus Bahasan Nasionalisme guna meningkatkan pemahaman sikap nasionalisme peserta didik kelas V di SD Negeri Wakarleli. Prosedur pengambilan data dalam kajian ini memakai tes, pengamatan, serta studi dokumen. Alat penelitian yang dipakai berupa soal tes dan panduan pengamatan. Pendekatan analisis data yang diterapkan mencakup deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Studi ini menerapkan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang mencakup empat fase yakni perancangan, implementasi, pengamatan, dan evaluasi. Partisipan dalam kajian ini merupakan peserta didik kelas V SD Negeri Wakarleli dengan total 9 orang peserta didik. Perangkat penelitian memakai panduan kegiatan pengajar dan panduan kegiatan peserta didik beserta instrumen soal tes. Selanjutnya data ini dianalisis melalui penggunaan formula persentase. Berdasarkan hasil kajian ini didapatkan persentase hasil pengamatan kegiatan guru siklus I 72,61%, siklus II 97,82%. Hasil pengamatan kegiatan peserta didik pada siklus I 66,66%, siklus II 95,65%. Sementara untuk hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I 68,97%, dan siklus II 87,17%. Berdasarkan hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa implementasi pendekatan Problem Based Learning (PBL) dalam pengajaran PKn mampu meningkatkan capaian belajar peserta didik di kelas V SD Negeri Wakarleli.
Copyrights © 2025