Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Karang Taruna dalam pelestarian adat Takhi Menakhi di Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta validasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna memiliki peran penting dalam melestarikan adat Takhi Menakhi, yang merupakan kesenian tradisional dan identitas budaya masyarakat setempat. Peran tersebut diwujudkan melalui kegiatan latihan rutin setiap malam Jum’at dan malam Minggu yang meliputi tari, tabuhan gendang, dan nyanyian adat, serta melalui keterlibatan dalam pelaksanaan upacara adat dan kegiatan sosialisasi ke sekolah untuk menumbuhkan minat generasi muda. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan alat perlengkapan dan rendahnya keaktifan sebagian anggota, Karang Taruna mampu mengatasinya melalui kerja sama dengan tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat. Dengan demikian, Karang Taruna berperan sebagai penggerak utama dan ujung tombak pelestarian budaya lokal, yang berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan adat Takhi Menakhi agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Copyrights © 2025