Pencemaran mikroplastik telah menjadi isu global yang serius karena dampaknya terhadap ekosistem perairan dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan kandungan mikroplastik pada ikan Trakulu (Lepidothyris fernandi) dan ikan Kerapu (Epinephelus sp) yang ditangkap di perairan Muara Ilu, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Sampel diperoleh melalui pemancingan, lalu bagian saluran pencernaan ikan dianalisis menggunakan larutan KOH 10% dan diamati melalui mikroskop cahaya yang terhubung dengan Optilab dan aplikasi Image Raster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan Trakulu mengandung tiga jenis mikroplastik yaitu fiber, film, dan fragmen, dengan dominasi fiber sebesar 76,92%. Sementara itu, ikan Kerapu mengandung dua jenis mikroplastik, yaitu fiber dan film, dengan dominasi fiber mencapai 95,08%. Temuan ini menunjukkan bahwa perairan Muara Ilu telah tercemar mikroplastik dan ikan konsumsi lokal berpotensi menjadi vektor masuknya partikel tersebut ke dalam rantai makanan manusia. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pencemaran plastik.
Copyrights © 2025