Pemberian kode diagnosis adalah proses penetapan kode menggunakan huruf, angka, atau kombinasinya yang mewakili komponen data medis. Ketepatan pengodean menjadi hal penting dalam menunjang mutu data rekam medis, kelancaran klaim, dan laporan rumah sakit. Salah satu permasalahan yang ditemukan di Bangsal Kebidanan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang adalah ketidaktepatan kode diagnosis penyakit pada 5 (50%) rekam medis, yang berpotensi menimbulkan pending klaim. Lokasi pengabmas adalah RSI Ibnu Sina Padang pada pada 12 s/d 14 Juni 2025, ditemukan bahwa 26 (47,3%) kode diagnosis tepat dan 29 (52,7%) tidak tepat, 28 (50,9%) penulisan diagnosis lengkap dan 27 (49,1%) tidak lengkap, 43 (78,2%) diagnosis jelas dan 12 (21,8%) tidak jelas. ketidaktepatan pengodean disebabkan ketidaklengkapan dan ketidakjelasan diagnosis yang tidak sesuai ICD-10. Oleh sebab itu sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan ketelitian dan keterampilan dalam proses koding.
Copyrights © 2025