Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pembelajaran matematika dengan model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis ditinjau dari minat belajar siswa dengan model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 12 Semarang tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, posttest, dan angket. Sampel diambil dari populasi menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji z. Berdasarkan hasil uji perbedaan dua rata-rata, diperoleh hasil bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol dengan ???? ℎ???????????????????? = 1,884. Selain itu, hasil uji perbedaan dua proporsi menunjukkan bahwa proporsi hasil tes kemampuan penalaran matematis kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol dengan ???? ℎ???????????????????? = 1,947. Hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon berpengaruh lebih baik dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis data angket minat belajar siswa diketahui bahwa minat belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.
Copyrights © 2025