Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar, termasuk di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Namun, pembelajaran di MI masih didominasi metode ceramah yang kurang memberi ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide, menganalisis informasi, dan memecahkan masalah secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa MI Nurul Huda Sukaraja. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan model pretest-posttest kelompok tunggal. Sampel penelitian terdiri dari 28 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan berupa tes essai berpikir kritis, lembar observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi tugas proyek. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor berpikir kritis siswa setelah penerapan PjBL, terutama pada indikator mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, memberikan alasan logis, dan mengevaluasi solusi. Pembelajaran berbasis proyek juga meningkatkan keterlibatan aktif, kolaborasi, dan kreativitas siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa PjBL merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada siswa MI. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan PjBL secara berkelanjutan sebagai alternatif pembelajaran aktif dan kontekstual di madrasah dasar.
Copyrights © 2025