Penelitian ini membahas penggunaan bahasa gaul oleh Generasi Z dalam interaksi mereka di media sosial Instagram. Bahasa gaul yang digunakan mencerminkan dinamika sosial dan identitas kelompok yang terbentuk melalui komunikasi digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk bahasa gaul serta memahami fungsi sosial dan makna yang terkandung dalam penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui observasi partisipatif dan dokumentasi unggahan serta komentar pada akun-akun Instagram milik remaja Generasi Z. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan oleh remaja di media sosial, khususnya Instagram, sangat dinamis dan menunjukkan beragam bentuk kreativitas linguistik. Mencakup penggunaan leksikal khas Gen Z, campur kode, pelesetan fonologis, hingga penciptaan istilah baru yang mencerminkan budaya digital dan tren populer. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang penting bagi perkembangan dan pelestarian bentuk-bentuk bahasa tidak baku yang bersifat dinamis dan kontekstual. Kata Kunci: Bahasa gaul, Generasi Z, Sosiolinguistik, Media sosial. Abstract This research explores the use of slang by Generation Z in their interactions on the social media platform Instagram. The slang used reflects social dynamics and group identities formed through digital communication. The aim of this research is to identify various forms of slang and to understand the social functions and meanings embedded in its use. The research method employed is descriptive qualitative with a sociolinguistic approach. Data were obtained through participatory observation and documentation of posts and comments on Instagram accounts owned by Generation Z teenagers. The findings of this research reveal that the language used by teenagers on social media, particularly Instagram, is highly dynamic and showcases diverse forms of linguistic creativity. This includes the use of Gen Z-specific lexical items, code-mixing, phonological wordplay, and the creation of new terms that reflect digital culture and popular trends. The research demonstrates that social media serves as a crucial space for the development and preservation of non-standard language forms that are dynamic and contextual. Keywords: Slang, Generation Z, Sociolinguistics, Social Media
Copyrights © 2025