Kumpulan puisi Krisis Ekologi: Bumi yang Merintih karya Budi Hartono merepresentasikan kegelisahan ekologis akibat kerusakan alam yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap narasi ekologis dalam puisi-puisi tersebut melalui pendekatan ekokritik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan teknik analisis isi. Temuan menunjukkan bahwa puisi-puisi dalam kumpulan ini memuat kritik terhadap antroposentrisme, ajakan pada kesadaran ekologis, dan relasi emosional antara manusia dan alam. Implikasi hasil penelitian ini mendukung penggunaan karya sastra ekologis sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia yang mampu menumbuhkan literasi lingkungan dan apresiasi estetis.
Copyrights © 2025