Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penyimpangan sosial yang terdapat dalam antologi cerpen Juita karya Herlambang Aditya Tantra. Kajian difokuskan pada dua bentuk penyimpangan sosial berdasarkan klasifikasi Narwoko dan Suyanto, yaitu tindakan antisosial dan tindakan kriminal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap cerpen menggunakan pendekatan kritik mimetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan tindakan antisosial yang ditemukan dalam cerpen terdiri atas : (1) prostitusi, dan (2) isolasi sosial yang meliputi: a) menarik diri dan b) tidak komunikatif. Sementara itu, penyimpangan tindakan kriminal yang ditemukan dalam cerpen terdiri atas: (1) pembunuhan, (2) kekerasan yang meliputi: a) penganiayaan, b) ancaman, c) pencemaran nama baik, dan d) kekerasan seksual pada anak; dan (3) penipuan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antologi cerpen Juita tidak hanya berfungsi sebagai karya fiksi, melainkan sarana menggambarkan dan mengkritik masalah sosial yang terjadi di kehidupan nyata.
Copyrights © 2025