Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemerolehan bahasa anakausia tigaatahun dalam perspektif psikolinguistik serta relevansinya terhadap pembelajaran bahasa anak usia dini. Bahasa berperan penting dalamaperkembangan kognitif dan sosial anak, terutama pada masa emas (golden age) ketika kemampuan berbahasa berkembang pesat. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan subjek 20 anak di Desa Tulungagung Kecamatan Gadingrejo. Data dikumpulkan melalui observasi, rekaman tuturan, dan wawancara dengan guru serta orang tua, lalu dianalisis secara tematik berdasarkan aspek fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia tiga tahun telah mampu memahami instruksi sederhana, menggunakan kalimat dua hingga tiga kata, dan menunjukkan perkembangan komunikasi yang signifikan. Lingkungan keluarga dan sekolah berperan besar dalam menstimulasi bahasa, sementara guru berkontribusi melalui pembelajaran komunikatif berbasis interaksi. Dari sudut psikolinguistik, pemerolehan bahasa terjadi melalui proses imitasi, interaksi sosial, dan pengulangan bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman tahapan pemerolehan bahasa bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang alami, kontekstual, dan menyenangkan.
Copyrights © 2025