Fakus penelitian ini adalah gaya pengontrasan menggunakan ilmu stilistika dengan lokusnya pada kanal Youtube Caveine. Data berdasarkan tanggapan Caveine terhadap keadaan sosial dan politik yang terjadi di Indonesia. Caveine di kenal dalam gaya sindirannya berupa satir terhadap isu keadaan yang dirasa miring sehingga gaya pengontrasan dinilai cocok untuk mengkaji hal tersebut. Menurut Burhan Nurgiyantoro gaya pengontrasan dibagi menjadi lima gaya yaitu (1). hiperbola, (2). litotes, (3). paradoks, (4). ironi, dan (5). sarkasme. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatf dengan menganalisis bukti-bukti yang telah dikumpulkan. mencatat dan mencari makna mendalam mengenai ucapan objek penelitian. Menggunakan analisis temantik data dikumpulkan kemudian di kelompokkan berdasarkan kategori tujuan penelitian yakni mencari gaya pengontrasan. Dengan observasi digital, bukti yang dikumpulkan berupa ucapan atau kalimat yang dituturkan oleh pemilik kanal Caveine. Hasil dari penelitian menunjukkan dari kelima gaya pengontrasan yang paling mendominasi adalah gaya ironi dan sarkasme. Caveine seringkali membahas dan menanggapi sesuatu yang bersifat sensitif sehingga bentuk ironi sindiran yang mengarah pada candaan-candaan internet dinilai lebih cocok untuk mencerna isu-isu berat tanpa merasa terbebani sekaligus menjadi wahana hiburan bagi penonton.
Copyrights © 2025