Poda Na Lima merupakan kearifan lokal etnik Angkola-Mandailingyaitu lima nasehat yang digunakan sebagai dasar untuk pembentukankarakter Islami dalam kehidupan masyarakatnya. Kearifan lokal inisejalan dengan tujuan Islam yakni menjaga kebersihan dan kesucianbaik secara lahir maupun batin. Penelitian ini menjelaskan tentangbagaimana karakter Islami berdasarkan kearifan lokal Poda Na limapada masyarakat Angkola-Mandailing. Lima pokok yang terkandungpada Poda Na Lima yaitu paias rohamu (kewajiban untuk menyucikanhati), paias pamatangmu (kewajiban membersihkan anggota tubuh),paias parabitonmu (kewajiban untuk membersihkan pakaian), paiasbagasmu (kewajiban untuk membersihkan rumah) dan paiaspakaranganmu (kewajiban untuk membersihkan lingkungan). Jenispenelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan tinjauan pustaka yang mengkaji langsung tentang Poda Na Lima. Analisis data digunakan secara sistematis mulai dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Poda Na Lima sebagai tradisi merupakan identitas yang sangat penting bagi masyarakat Angkola-Mandailing terutama untuk mewujudkan karakter dan kepribadian yang baik dalam rangka membangun tatanan hidup masyarakat yang bersih dan sehat. Pada saat yang sama juga menjadi pedoman dan landasan hidup yang dipegang oleh setiap kelompok etnik Angkola-Mandailing dalam menata kehidupan.
Copyrights © 2020