Peningkatan suhu permukaan bumi dan kondisi iklim tropis yang fluktuatif dapat mempercepat penuaan aspal dan menurunkan performa perkerasan jalan, khususnya pada lapisan Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC). Salah satu pendekatan untuk mengurangi dampak ini adalah penambahan graphene , nanomaterial yang mampu meningkatkan ikatan antara aspal dan agregat. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh graphene sebesar 0,04% terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC yang dipaparkan pada ambient temperature dengan suhu rata-rata harian 27°C (23,9–31,8°C) dan kelembapan rata-rata 87,93%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran dengan graphene mempertahankan stabilitas lebih lama dibanding campuran normal, dengan peningkatan awal hingga 12,87%, sedangkan flow meningkat 15,68% secara bertahap dengan laju lebih rendah, dan Marshall quotient lebih tinggi pada awal hingga pertengahan pemaparan. Penambahan graphene secara keseluruhan memperlambat degradasi campuran AC-WC akibat fluktuasi suhu dan kelembapan tinggi, sehingga meningkatkan ketahanan dan ketegaran struktural campuran pada kondisi tropis.
Copyrights © 2025