Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemanfaatan media iklan sebagai sumber pendapatan non-aeronautika di Bandara Internasional Kualanamu. Permasalahan utama yang ditemukan adalah tersedia media iklan seperti billboard ,neon box dan videotron di area bandara yaitu terminal, ruang tunggu ataupun landside yang masih kosong dan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media iklan yang berada di area bandara memiliki potensi besar untuk menarik pengiklan, khususnya dari sektor FMCG, layanan digital, perusahaan elektronik dan pariwisata. Perusahaan juga lebih tertarik pada strategi pemasaran yang menggunakan paket iklan yang fleksibel. Bandara Kualanamu masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan kontribusi pendapatan non-aeronautika melalui media iklan. Kesimpulannya, strategi pemasaran yang terstruktur dan juga fleksibel sangat penting untuk mengoptimalkan potensi komersial bandara dan juga sebagai upaya tambahan peningkatan pendapatan non aeronautika.
Copyrights © 2025