Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan kader tentang HIV/AIDS sebelum dan sesudah diberikan pelatihan kader, menggunakan metode uji t sampel berpasangan. Sampel penelitian terdiri dari 31 kader yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader setelah intervensi pelatihan Kader diberikan. Peningkatan ini relevan dengan literatur yang ada, yang menunjukkan bahwa program penyuluhan dan pelatihan intensif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi kader di bidang pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Pada awal penelitian, tingkat pengetahuan kader tentang HIV/AIDS relatif rendah, yang dapat dikaitkan dengan keterbatasan akses terhadap informasi yang akurat dan pelatihan yang memadai. Setelah intervensi, terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan yang diukur dengan p-value < 0,05, yang mengindikasikan dampak positif dari pelatihan kader. Meskipun demikian, tantangan dalam menjaga keberlanjutan peningkatan ini masih ada, seperti keterbatasan sumber daya dan stigma sosial yang berkelanjutan. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program pelatihan yang berkelanjutan bagi kader di Indonesia.
Copyrights © 2025