Keadaan darurat bencana merupakan tantangan yang terus berulang di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung. Keadaan darurat ini tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan mental masyarakat yang terdampak. Sebagai respons terhadap risiko ini, mitigasi bencana telah menjadi fokus penting dalam kebijakan lokal dan nasional. Tujuan: Sasaran utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di antara penduduk Kabupaten Bandung dengan memanfaatkan platform berbasis internet. Metode: Pendekatan layanan masyarakat digunakan untuk memberikan konten edukasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana. Program ini melibatkan 32 peserta di desa Narawita perwakilan setiap desa. Pelatihan tersebut mencakup protokol darurat, kesadaran risiko, dan strategi mitigasi praktis. Hasil: Efektivitas program diukur dengan menilai kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana dan hubungannya dengan perencanaan persiapan. Analisis mengungkapkan korelasi (r=0,539; p=0,001) antara dua variabel utama: Faktor Prekursor dan Pembentukan Niat. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran individu terhadap risiko bencana terkait erat dengan peningkatan kesiapsiagaan bencana. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa seiring meningkatnya kesadaran terhadap risiko bencana, demikian pula niat untuk terlibat dalam perencanaan persiapan yang komprehensif.
Copyrights © 2025