Dalam dinamika pembangunan menunjukkan bahwa proses perubahan guna lahan selalu terjadi. Perubahan tutupan/guna lahan tersebut mempengaruhi jumlah cadangan karbon yang tersimpan pada tutupan/guna lahan. Harapannya perubahan tutupan/guna lahan mendukung kondisi nol emisi bahkan sequestrasi. Kabupaten Brebes sebagai salah satu kabupaten di Jawa Tengah juga mengalami perubahan tutupan/guna lahan, khususnya di 5 kecamatan di wilayah pesisir Kabupaten Brebes, sehingga untuk memprediksi jumlah cadangan karbon pada tahun 2039 yang merupakan tahun akhir dalam rencana tata ruang wilayah Kabupaten Brebes perlu dilakukan penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data spasial. Analisis yang dilakukan adalah interpretasi Citra Landsat 8 OLI tahun 2015 dan tahun 2020 untuk dasar analisis prediksi tutupan/guna lahan tahun 2039 serta mengukur emisi berbasis lahan dari prediksi tutupan/guna lahan tahun 2039 dan emisi berbasis lahan dari rencana pola ruang . Hasil analisis menunjukkan bahwa prediksi perubahan tutupan/guna lahan menghasilkan emisi yang lebih besar dibandingkan tutupan/guna lahan berdasarkan rencana pola ruang RTRW Kabupaten Brebes tahun 2019-2039. Emisi dari prediksi tutupan/guna lahan pada tahun 2039 sebesar 31.065,20 Ton CO2eq, 2,12 kali lebih besar dibandingkan emisi yang dihasilkan dari rencana pola ruang. Oleh karena itu, perubahan tutupan/guna lahan harus berbasis pada rencana pola ruang yang sudah disusun untuk mendukung pembangunan rendah karbon.
Copyrights © 2021