Terbangunnya ruas tol Jakarta-Semarang di Kabupaten Brebes memberikan keuntungan sosial ekonomi terutama pada pendapatan pemerintah namun juga menimbulkan permasalahan pada lingkungan, dimana sekitar 150 Ha sawah di Kecamatan Wanasari mengalami kebanjiran saat musim hujan tiba. Sebelum dibangunnya ruas tol, sistem irigasi dan drainase di lahan pertanian berfungsi dengan baik, namun dengan adanya jalan tol sistem drainasenya menjadi kurang optimal dalam pengaturan air. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui cakupan wilayah di Kecamatan Wanasari yang tergenang akibat pembangunan jalan tol. 2) Mengetahui permasalahan yang menyebabkan sistem tata air tidak berfungsi dengan baik akibat pembangunan jalan tol. 3) Mengetahui cara/metoda yang tepat pemecahan masalah lahan sawah yang semula tergenang menjadi lahan yang dapat berproduksi secara optimal. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, studi pustaka dan Focus Grup Discussion (FGD). Wawancara dan FGD dilakukan untuk menggali informasi kepada warga masyarakat yang lahan sawahnya terdampak genangan dan pihak perangkat daerah terkait permasalahan yang menyebabkan sistem tata air tidak berfungsi dengan baik akibat pembangunan jalan tol. Observasi dilakukan untuk mengambil data lahan sawah yang terindikasi tergenang. Studi pustaka dan penggalian informasi tertulis dilakukan untuk memperoleh data curah hujan, luas lahan sawah, dan penggunaan lahan, serta data monografi Kecamatan Wanasari. Analisis penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi tata kelola dan genangan air di wilayah Kecamatan Wanasari bukan karena dampak pembangunan jalan tol saja, tetapi disebabkan oleh penyebab lainnya, yaitu dimensi saluran irigasi yang belum memenuhi kapasitas debit rencana, sehingga ketika memasuki musim hujan terjadilah genangan/banjir dan menyebar hampir seluruh desa yang ada di Kecamatan Wanasari. Diperlukan penanganan agar saluran irigasi dapat menampung debit rencana diantaranya pengerukan saluran, perencanaan ulang dan pelebaran saluran.
Copyrights © 2020