Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sumpiuh tahun ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menuangkan ide, menyusun alur yang runtut, dan memahami unsur intrinsik cerpen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen (31 siswa kelas IX H) yang mendapat pembelajaran dengan model CIRC dan kelompok kontrol (33 siswa kelas IX E) yang mendapat pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang menilai tujuh aspek unsur intrinsik cerpen: ide/gagasan, tema, latar, gaya bahasa, alur, tokoh/penokohan, dan amanat. Instrumen penelitian telah diuji validitas (r_hitung ≥ 0,3338) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha = 0,849). Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis independent samples t-test dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (91,61) signifikan lebih tinggi dibanding kelompok kontrol (85,67) dengan nilai Sig. < 0,001. Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. = 0,200) dan homogen (Sig. = 0,130). Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa model pembelajaran CIRC efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa karena memfasilitasi kolaborasi kelompok, integrasi membaca-menulis, pembelajaran aktif-partisipatif, dan umpan balik berkelanjutan. Model CIRC direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif untuk meningkatkan keterampilan menulis kreatif siswa.
Copyrights © 2025