Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

PENGARUH DURASI WAKTU KANGAROO MOTHER CARE (KMC) PADA BBLR DENGAN FUNGSI FISIOLOGIS BAYI DAN PSIKOLOGIS IBU DENGAN BAYI DI RSIA RESTU IBU SRAGEN

Heny Siswanti (UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS)
Sukesih Sukesih (UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS)
Sri Karyati (UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS)
Eva Untar (Unknown)
Subiwati Subiwati (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2023

Abstract

Latar Belakang: Bayi baru lahir yang berat badan lahirnya kurang dari 2500 gram, berapapun usia kehamilannya, termasuk bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang mempunyai dampak langsung dan jangka panjang. Secara total, 15% hingga 20% bayi baru lahir di seluruh dunia diperkirakan mengalami BBLR, yang setara dengan lebih dari 20 juta kelahiran setiap tahunnya. Angka kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Indonesia mencapai 6,2% menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 (Alfira et al., 2020). berdasarkan informasi dari BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Jawa Tengah) proporsi bayi berat lahir rendah (BBLR). Pada tahun 2020, Jawa Tengah memiliki nilai sebesar 23.772, lebih tinggi dibandingkan persentase BBLR pada tahun 2021 sebesar 21.001. Sementara di Sragen terdapat 677 lebih sedikit bayi baru lahir dengan BBLR pada tahun 2020 dibandingkan pada tahun 2021, yaitu sebanyak 704 bayi. Ahli neonatologi Kolombia mengembangkan PMK, atau teknik pengobatan kanguru, untuk menghilangkan bayi tersebut. Dengan menciptakan keadaan dan lingkungan yang sebanding dengan kondisi di dalam rahim, pendekatan Kanguru mampu memenuhi kebutuhan dasar BBLR dan memberi mereka kesempatan untuk berhasil menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim. Metode perawatan kanguru (PMK) atau Kangaroo Mother Care (KMC) telah terbukti meningkatkan ikatan ibu-bayi sekaligus menurunkan angka kematian, infeksi, pertumbuhan, dan menyusui. Tujuan: Di RS Restu Ibu Sragen, peneliti ingin mengetahui berapa lama Kangaroo Mother Care (KMC) berlangsung dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan psikologis ibu dan bayi.Metode:  Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pre-post-test with control. dengan sosok itu. Terdapat 22 ibu dan bayi BBLR yang merespon. dengan teknik sampling insidental.Hasil: Lamanya waktu sebelum dan sesudah Kangaroo Mathe Care dilakukan berdampak pada psikologi ibu dan fisiologi bayi di SRIA estu Ibu Sagen. T, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 0,05). Nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 0,05).Kesimpulan: Itu ada. Dampak jeda waktu dilakukannya Kanggaroo Mathe Care terhadap fisiologi bayi dan psikis ibu di SRIA estu, ibu Sagen

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jikk

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, ...