Permainan tradisional memiliki posisi yang sangat penting bagi perkembangan motorik siswa sekolah. Pada tahap pekembangan setiap anak tidak sama dan sangat memiliki karakteristik berbeda dengan anak yang lebih muda. Tujuan penelitian ini guna mengetahui pengaruh permainan tradisional egrang batok terhadap kemampuan motorik kasar pada peserta didik SD kelas 4. Penelitian ini dilakukan di SDN 10 Metro Pusat. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain One Group Pre-Test dan Post-Test Subjek yang digunakan sebanyak 35 peserta didik yang meliputi 17 kelompok kontrol dan 18 kelompok eksperimen, pembelajaran kelompok eksperimen menerapkan treatment berupa permainan tradisional egrang batok. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen kemampuan motorik (kelincahan shuttle run) peserta didik kelas 4 SD. Berdasarkan uji hipotesis dengan Independent Sample t-Test pada kelincahan shuttle run thitung 4,235 > ttabel 1,692. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu bahwa permainan tradisional egrang dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar. Permainan tradisional egrang dapat meningkatkan kelincahan. Maka permainan tradisional egrang dapat direkomendasikan sebagai permainan tradisional yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar peserta didik kelas 4 SDN 10 Metro Pusat.
Copyrights © 2025