Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL CUKUT UNDOM PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 10 METRO PUSAT Riyan Jaya Sumantri; Oktari Pradina Anggi; Ulfa Nurfitria Ardilla; Kusno Setiadi; Niki Tri Sakung; Yuning Eka Rahma Wati; Rahmawan Santoso
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37326

Abstract

Permainan tradisional memiliki posisi yang sangat penting bagi perkembangan motorik siswa sekolah. Pada tahap pekembangan setiap anak tidak sama dan sangat memiliki karakteristik berbeda dengan anak yang lebih muda. Tujuan penelitian ini guna mengetahui pengaruh permainan tradisional egrang batok terhadap kemampuan motorik kasar pada peserta didik SD kelas 4. Penelitian ini dilakukan di SDN 10 Metro Pusat. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain One Group Pre-Test dan Post-Test Subjek yang digunakan sebanyak 35 peserta didik yang meliputi 17 kelompok kontrol dan 18 kelompok eksperimen, pembelajaran kelompok eksperimen menerapkan treatment berupa permainan tradisional egrang batok. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen kemampuan motorik (kelincahan shuttle run) peserta didik kelas 4 SD. Berdasarkan uji hipotesis dengan Independent Sample t-Test pada kelincahan shuttle run thitung 4,235 > ttabel 1,692. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu bahwa permainan tradisional egrang dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar. Permainan tradisional egrang dapat meningkatkan kelincahan. Maka permainan tradisional egrang dapat direkomendasikan sebagai permainan tradisional yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar peserta didik kelas 4 SDN 10 Metro Pusat.
PERAN OLAHRAGA DALAM PENGELOLAAN STRES DAN EDUKASI AKSES BEASISWA PERGURUAN TINGGI BAGI PELAJAR SMA Muhammad Fajril Rifaldo; Alifia Ramadhina Putri; Riyan Jaya Sumantri; Joan Siswoyo; Candra Kurniawan; Lungit Wicaksono
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.1840

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tingkat stres pelajar serta terbatasnya literasi mengenai akses beasiswa perguruan tinggi di SMA MAS Al-Fatah. Fokus pengabdian diarahkan pada optimalisasi peran olahraga sebagai strategi efektif dalam pengelolaan stres, disertai penguatan edukasi akses beasiswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola stres secara adaptif melalui aktivitas fisik serta memperluas pemahaman terkait peluang, persyaratan, dan mekanisme memperoleh beasiswa. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, praktik olahraga terstruktur, dan diskusi interaktif berbasis pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap manfaat olahraga dalam menurunkan stres serta meningkatnya literasi mengenai akses beasiswa perguruan tinggi. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kesiapan psikologis dan akademik siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.   This community service activity was motivated by the increasing stress levels of students and limited literacy regarding access to higher education scholarships at MAS Al-Fatah Senior High School. The focus of the community service was on optimizing the role of exercise as an effective strategy for stress management, while strengthening education on scholarship access. The goal of this activity was to improve students' ability to manage stress adaptively through physical activity and to broaden their understanding of scholarship opportunities, requirements, and mechanisms. The method used was an educational-participatory approach through counseling, structured exercise practice, and interactive, experience-based discussions. The results of the activity showed a significant increase in students' understanding of the benefits of exercise in reducing stress and increased literacy regarding access to higher education scholarships. This activity contributed to building students' psychological and academic readiness to continue their education to a higher level.
The effect of zig-zag and ladder drill training on sickle kick speed at the gsc pencak silat club Azi Feriando; Lungit Wicaksono; Riyan Jaya Sumantri; Joan Siswoyo; Azi Feriando; Lungit Wicaksono; Riyan Jaya Sumantri; Joan Siswoyo
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v6i1.6324

Abstract

The speed of the sickle kick is an important component of pencak silat that greatly affects the effectiveness of an attack and an athlete's performance. Proper physical exercises, such as zigzag running and ladder drills, are believed to increase agility and movement speed, ultimately contributing to increased kick speed. However, the effectiveness of these training methods still needs to be scientifically proven. This study aims to determine the effect of zigzag running and ladder drills on sickle kick speed and to compare the effectiveness of these training methods for pencak silat athletes. The study employed a quantitative experimental approach. The study population was participants in pencak silat training at Gisting Silat Club (GSC) in Tanggamus Regency. A sample of 30 people was taken using an ordinal pairing technique and divided into two treatment groups. The instrument used was a sickle kick speed test, and the data were analyzed using a t-test. The results showed that the zig-zag running exercise significantly increased the speed of the sickle kick (t-count: 8.411 > t-table: 2.145). Ladder drills also significantly increased speed (t count 4.063 > t table 2.145). However, there was no significant difference between the two training methods (t-count: 2.032 < t-table: 2.048).In conclusion, both types of exercise are effective in increasing the speed of the sickle kick; however, neither method is significantly superior. It is recommended that trainers use both methods in combination for optimal results.