Gangguan fungsi hati dapat tidak terdeteksi sejak dini, padahal deteksi awal penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Kegiatan PKM ini bertujuan melakukan skrining fungsi hati pada karyawan perkantoran di daerah Sudirman melalui pemeriksaan SGOT dan SGPT sebagai upaya preventif. Pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) welly@fk.untar.ac.id dilakukan pada 57 karyawan. Tahapan kegiatan meliputi edukasi kesehatan mengenai fungsi hati, faktor risiko, pola makan seimbang, hidrasi, dan aktivitas fisik, diikuti pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan SGOT dan SGPT menggunakan metode laboratorium standar. Hasil dicatat, dikonsultasikan secara individual, dan diklasifikasikan ke dalam kategori normal atau meningkat untuk meningkatkan kesadaran peserta mengenai kesehatan hati. Mayoritas peserta memiliki kadar SGOT dan SGPT dalam batas normal, menunjukkan fungsi hati yang relatif baik. Variasi individu yang masih terdapat pada nilai enzim hati menekankan pentingnya deteksi dini dan pemantauan berkala. Partisipasi aktif peserta juga menunjukkan tingginya kesadaran terhadap edukasi kesehatan yang diberikan. Pemeriksaan SGOT dan SGPT di tempat kerja efektif sebagai deteksi dini gangguan fungsi hati sekaligus sarana edukasi kesehatan. Disarankan pelaksanaan skrining rutin, program edukasi berkelanjutan, dan penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas untuk memahami risiko gangguan fungsi hati pada pekerja perkantoran di daerah Sudirman.
Copyrights © 2025