AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakatAbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service
Copyrights © 2025