Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Bimbingan Kelompok dengan Metode Mnemonic Device untuk Meningkatkan Daya Ingat Mahasiswa Martin Martin; Riki Maulana
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v15i2.628

Abstract

Kemampuan daya ingat perlu ditingkatkan dengan asumsi bahwa ingatan sangat diperlukan dalam proses belajar. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan daya ingat mahasiswa melalui bimbingan kelompok dengan metode mnemonic device. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling  IKIP-PGRI Pontianak yang berjumlah 25 mahasiswa dan teknik penarikan sampel dengan cara purposive sampling dengan jumlah 6 mahasiswa. Teknik pengumpul data yaitu teknik obsservasi lansung dan komunikasi tidak lansung. Alat pengumpul data yang digunakan adalah panduan observasi dan skala psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan metode mnemonic device dapat meningkatkan daya ingat mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling IKIP-PGRI Pontianak.  
PEMBERIAN LAYANAN PENGUASAAN KONTEN UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN KARIER MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK Riki Maulana; Novi Wahyu Hidayati; Martin Martin
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v4i2.658

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kondisi kesiapan karier mahasiswa; (2) Mendeskripsikan pelaksanaan layanan konten untuk meningkatkan kesiapan karier; dan (3) Mengetahui peningkatkan kesiapan karier mahasiswa setelah diberikan layanan penguasaan konten. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Populasi penelitian adalah mahasiswa semester VI IKIP PGRI Pontianak yang berjumlah 880 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian layanan penguasaan konten dapat meningkatkan kesiapan karier mahasiswa. Kata Kunci: layanan penguasaan konten, kesiapan karier.
PENGEMBANGAN MODEL LAYANAN INFORMASI BERBANTU MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMANTAPAN KARIER PADA SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN KUBU RAYA Novi Andriati; Riki Maulana; Galuh Hartinah; Ema Sukmawati
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 7, No 1 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v7i1.2098

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan model layanan informasi berbantu media visual untuk meningkatkan pemantapan karier pada siswa SMA, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian: 1) Gambaran pelaksanaan layanan informasi karier di sekolah tempat penelitian sudah dilaksanakan secara umumnya melewati tahapan pendahuluan, kegiatan dan pengakhiran, namun belum pernah menggunakan media tertentu seperti berbantuan media visual yang merupakan media yang dapat mempermudah penyampaian informasi kepada siswa, 2) Desain model yang dikembangkan adalah layanan informasi karier berbantuan media visual terdiri atas enam komponen, yaitu: (a) rasional, (b) tujuan layanan informasi karier, (c) asumsi, (d) target dan isi layanan informasi (e) komponen penunjang layanan informasi karier, dan (f) Langkah pelaksanaan layanan informasi karier berbantu media visual, 3) Model layanan informasi berbantu media visual dapat digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemantapan karier siswa.
Pengembangan model bimbingan kelompok berbasis islami untuk meningkatkan kecerdasan sosial siswa SMK Riki Maulana
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling Volume 2 Number 1 June 2016
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.632 KB) | DOI: 10.26858/jpkk.v2i1.2014

Abstract

The research is aimed to 1) know the implementation of group counseling in private vocational school in Semarang. 2) know the social intelligence condition in SMK Roudiotus Saidiyyah Semarang. 3) Produce Islamic teaching based group counseling model to increase social intelligence of students in Roudiotus Saidiyyah Semarang. 4) ehther or not the implementation of the islamic teaching based group counseling model effectiveness in increasing social intelligence of the students in Roudiotus Saidiyyah Semarang. The research method used is Research and Development (R & D) method. The data analysis technique used are both qualitative and quantitative. The findings were the Islamic teaching based group counseling model consists of rasional, vision and misson, objectives, the model content, the stages in Islamic teaching based group counseling model, role and function of the group leader, group member qualification, evaluation and follow up.
PENDIDIKAN NILAI KARAKTER BIMBINGAN DAN KONSELING DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK PONTIANAK Riki Maulana; Eli Trisnowati; Rustam Rustam; Novi Andriati
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1576

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah: 1) Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anak tentang pentingnya nilai karakter, 2) Menerapkan kepada anak nilai-nilai pendidikan karakter yang mencakup religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong. Metode kegiatan menggunakan langkah-langkah: 1) Pesiapan, yaitu dengan cara survey di lapangan, 2) Kegiatan, dengan cara penanyangan slide materi dalam bentuk power point, 3) Pemutaran video tentang karakter, 4) Tanya jawab. Hasil kegiatan: 1) Seluruh anak mampu memahami materi yang diberikan dalam layanan klasikal, 2) Seluruh anak secara antusias dalam mengikuti kegiatan, kondisi ini dapat dilihat dari ketepatan waktu kehadiran hingga selesai kegiatan, dan banyaknya peserta yang bertanya serta terharu karena pemutaran video, 3) Masing-masing anak aktif dalam memberikan saran pada saat memberikan kesimpulan diakhir kegiatan.
LAYANAN INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH Martin Martin; Riki Maulana; Novi Wahyu Hidayati
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Number 1 March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.509 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v3i1.525

Abstract

Pelaksanaan tata tertib sekolah menjadi keharusan untuk dilaksanakan sebagai peserta didik agar dapat belajar secara efektif dan diterima dilingkungan sekolah. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kepatuhan santri terhadap tata tertib sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Populasi penelitian adalah Santri MTs Mathla’ul Anwar Pontianak yang berjumlah 36 santri. Teknik pengumpul data yaitu teknik observasi langsung dan komunikasi langsung. Alat pengumpul data yang digunakan adalah panduan observasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan informasi dapat meningkatkan kepatuhan santri terhadap tata tertib sekolah.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN INTEGRITAS DIRI MELALUI LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUNGAI PINYUH Riki Maulana; Novi Wahyu Hidayati; Desy Allmahny
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): volume 3 Number 2 September 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.396 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v3i2.738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman integritas diri siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai Pinyuh, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian tindakan, dengan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Dan Konseling (PTBK). Untuk mengumpulkan data penelitian, digunakan teknik pengumpul data yaitu (1) Teknik observasi langsung, (2) Teknik komunikasi tidak langsung, (3) Teknik komunikasi langsung, (4) Teknik Studi Dokumenter, sedangkan alat pengumpul datanya yaitu (1) Pedoman observasi, (2) Panduan wawancara, dan (3) Skala psikologis, (4) Dokumentasi. Penelitian dilakukan dikelas VIII D Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai Pinyuh dengan jumlah subyek penelitian 32 orang siswa. Teknik Analisis Data berarti proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari wawancara, observasi, Skala Psikologi dan dokumentasi Hasil pelaksanaan layanan informasi dengan media audio visualuntuk meningkatkan pemahaman integritas diri siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai Pinyuh mendapat presentase rata-rata 77% dengan kategori baik.
PENGEMBANGAN MODEL LAYANAN INFORMASI TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS PADA SISWA SMA WALISONGO PONTIANAK Novi Andriati; Riki Maulana
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.022 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2790

Abstract

Tujuan penelitian yaitu menghasilkan model layanan informasi tentang bahaya seks bebas pada siswa SMA Walisongo Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Dari hasil uji coba lapangan pemahaman bahaya seks bebas siswa SMA mengalami perkembangan setelah mengikuti kegiatan layanan informasi. Keseluruhan nilai asymp sig 0,028 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan informasi efektif untuk meningkatkan pemahaman bahaya seks bebas siswa. Saran: penggunaan model layanan informasi sebaiknya dapat dimulai dengan mendiagnosa secara cermat kondisi objektif siswa yang akan dijadikan sebagai anggota kegiatan, sekolah diharapkan dapat memanfaatkan program bimbingan konseling, terutama layanan informasi sebagai rujukan dalam mengembangkan kebijakan bagi siswa khususnya dalam bidang pribadi dan sosial siswa di SMA Walisongo Pontianak. Oleh sebab itu, sekolah perlu menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk media yang digunakan dalam memberikan layanan informasi.__________________________________________________________The purpose of the research is to produce a model of information service about the danger of free sex in Walisongo high school students Pontianak. This research uses the Research and Development (R&D) method. From field trials to understand the dangers of free sex, high school students develop after following information service activities. Overall value of Asymp sig 0.028 < 0.05 then Ho rejected and Ha accepted, so it can be concluded that the information service is effective to increase the understanding of free sex danger students. Suggestion: The use of the information service model should be initiated by careful diagnosis of the objective conditions of the students who will be used as a member of the activities, the school is expected to utilize counseling programs, especially information services as a reference in developing the policy for students especially in the personal and social field of students in high school Walisongo Pontianak. Therefore, the school needs to prepare the infrastructure needed for the media used in providing information services.
FILOSOFIS ALAT-ALAT TRADISIONAL DAYAK TABUN SEBAGAI KONTEKS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA LOKAL Riki Maulana; Teguh Agustian; Hartono Hartono
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 1 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v9i1.3323

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan makna filosofis alat-alat tradisional dayak tabun sebagai konteks pembelajaran pendidikan karakter berbasis budaya local. Budaa lokal disini adalah sebagai konteks pembangun karakter kedaerahan, yang dimana perpaduan filosofis kebudayaan daerah dipadukan dengan pendidikan karakter. Dengan memaknai kajian kedaerahan di harapkan dapat menambah warna dalam pendidikan menjadi tidak hanya memfokuskan pada kajian nasional, akan tetapi dengan memaknai kajian filosofis pada alat-alat tradisional, penggunaaan alat, bahan alat dan xara menggunakan yang memiliki filosofis khusus untuk menjadi pengembang dan penguat cinta budaya daerah yang bisa di aplikasikan dalam konteks pembelajaran pendidikan karakter yang berbasis budaya lokal.
Perancangan Studio Keliling Fotografi Analog sebagai Sarana Pendidikan dan Hiburan Irwandi Irwandi; Novan Jemmi Andrea; Michael Steve Joshua Sinurat; Riki Maulana
Rekam : Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi Vol 18, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/rekam.v18i2.6121

Abstract

Saat ini fotografi analog mulai hidup kembali di kalangan komunitas pecinta fotografi. Praktik fotografi analog melibatkan manusia secara langsung, sehingga dipandang sesuai dengan kesadaran bahwa manusia tidak boleh sepenuhnya bergantung pada mesin. Berdasarkan kondisi-kondisi tersebut, penelitian ini mengajukan sebuah rancangan studio foto keliling berbasis fotografi analog. Tahapan penelitian dilakukan secara berurutan mulai dari pencarian dan pengumpulan referensi hingga pelaksanaan tahapan desain mulai dari desain dua dimensi pada tahap pertama, hingga desain tiga dimensi. Secara konkret, perancangan studio fotografi analog didesain di atas sebuah bus berukuran panjang 12 meter dan lebar 2,5 meter  yang dimodifikasi. Ruang dalam bus dirancang agar dapat menjadi sebuah gerai foto yang digunakan untuk memproses foto (pemfotoan, pemrosesan, dan pencetakan), serta dijadikan sarana pendidikan, hiburan rakyat, dan layanan fotografi analog yang unik. Hasil rancangan memperlihatkan ruang di dalam bus dibagi menjadi tiga bagian, yaitu ruang pengemudi dan penumpang atau kru, lalu ruang rapat atau kantor mungil, dan terakhir adalah studio fotografi analog yang di dalamnya disediakan fasilitas cuci dan cetak foto analog. Harapannya, rancangan ini dapat diwujudkan dan dapat menumbuhkembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan generasi muda di bidang fotografi.