Bentuk dehumanisasi terjadi dalam lingkup sosial dengan tingkat kedalaman dan bahaya yang sangat tinggi. Dengan demikian, tujuan penelitian ini untuk mengkaji representasi bentuk dehumanisasi dalam cerpen “Sumur yang Menyimpan Suara” dengan perspektif kritik sosial humanistik Erich Fromm. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen “Sumur yang Menyimpan Suara” karya Ilham Wahyudi, yang dimuat dalam Kompas pada Hari Rabu, 13 Agustus 2025. Teknik analisis isi dengan menentukan objek dan fokus penelitian, membaca serta memahami teks cerpen, memilih pendekatan yang sesuai, mengidentifikasi unsur-unsur cerpen berdasarkan teori dan pendekatan yang digunakan, menganalisis representasi dehumanisasi dalam teks, dan menyusun hasil analisis dalam bentuk deskripsi temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 bentuk dehumaninsasi dalam cerpen “Sumur yang MenyimpanSuara” karya Ilham Wahyudi yakni kekerasan dan otoriterianisme, pengkomodifikasian, alienasi, dominasi, kepemilikan dan kekuasaan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai cerminan norma dalam sosial dan dapat digunakan sebagai bahan apresiasi sastra dan pendidikan karakter bagi generasi penerus bangsa.
Copyrights © 2025