Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui implementasi modul ajar fisika yang terintegrasi model pembelajaran Learning Cycle 7E dan kerangka TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) pada materi fluida dinamis. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas XI MA NW Pringgasela. Instrumen yang digunakan mencakup tes kemampuan berpikir kritis (pretest dan posttest), lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari pratindakan hingga siklus II. Rata-rata nilai pretest sebesar 56,1 dengan ketuntasan belajar 25%. Setelah tindakan pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 72,3 dengan ketuntasan 65%. Pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 84,5 dengan ketuntasan belajar sebesar 90%. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi modul ajar berbasis Learning Cycle 7E terintegrasi TPACK efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa secara bertahap dan sistematis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi model Learning Cycle 7E dan kerangka TPACK dalam modul ajar fisika berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida dinamis.
Copyrights © 2025