Penelitian ini penting karena teknik ganti dalam struktur kalimat cerpen berperan krusial dalam pembentukan makna serta kohesi narasi, namun belum banyak diteliti secara mendalam dan sistematis dalam konteks sastra Indonesia modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi teknik ganti dalam kalimat cerpen serta mengidentifikasi dampaknya terhadap kesinambungan dan makna narasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif, di mana data dianalisis mendalam dari kalimat-kalimat yang dipilih dalam cerpen "Titik Terendah" karya Fitri Aulia R. Hasil penelitian mengungkapkan tiga jenis teknik ganti utama: Ganti Sama Tataran (GST) yang menjaga kesinambungan narasi tanpa mengubah makna pokok, Ganti Turun Tataran (GTT) yang menyederhanakan kalimat dengan mengganti unsur kompleks menjadi lebih sederhana, dan Ganti Naik Tataran (GNT) yang memperkaya makna dengan mengganti unsur sederhana menjadi lebih kompleks. Temuan ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan analisis linguistik sastra khususnya dalam memahami fungsi teknik ganti dalam teks naratif. Implikasi penelitian ini membuka peluang kajian lebih lanjut dalam linguistik terapan dan sastra yang dapat memperdalam pemahaman cara pengelolaan makna dan kohesi dalam karya sastra modern.
Copyrights © 2025