Sanitasi yang layak dan kebiasaan hidup bersih merupakan fondasi penting dalam menjaga kesehatan murid sekolah dasar. Namun, masih banyak sekolah yang menghadapi keterbatasan fasilitas kebersihan, sehingga murid rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh buruknya hygiene. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SDN 1 Nagrikidul dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS). Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi interaktif, diskusi singkat, demonstrasi langkah CTPS yang benar, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti sabun, lap tangan, dan poster panduan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman murid terkait pentingnya kebersihan diri, serta perbaikan dalam keterampilan mereka melakukan CTPS secara benar. Murid menjadi lebih antusias, mampu mengulang langkah-langkah CTPS, dan mulai membangun kebiasaan mencuci tangan dengan lebih tepat. Penyediaan sarana kebersihan juga berperan besar dalam menjaga keberlanjutan perilaku tersebut. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dan fasilitas yang memadai dapat menjadi strategi efektif untuk membentuk budaya hidup bersih di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2025