Status gizi merupakan ukuran keberhasilan memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Beberapa tahun terakhir target penurunan status gizi buruk balita belum signifikan. Dampak gizi buruk pada anak bersifat sulit untuk dikoreksi di usia dewasa. Penelitian tentang faktor ekonomi, faktor sanitasi, faktor pendidikan , dan faktor perilaku terhadap dengan kejdian gizi buruk pada balita usia 4-5 yang sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk. jenis penelitian yang diapakai adalah penelitian deskriptif Analitik yaitu bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang faktor-faktor yang mempengaruhi gizi buruk pada balita usia 4-5 tahun di Desa Geulumpang Payong, Bireuen. Desain yang mengunakan cross sectional yaitu dengan membagikan kuesioner sebagai cara untuk mengambil data kepada setiap responden dengan sekali penyebaran. Populasi pada penelitian ini merupakan ibu-ibu yang mempunyai balita dengan Gizi Buruk dengan sebanyak 30 balita dengan kejadian gizi buruk. Pada penelitian ini, teknik sampling yang digunakan total sampling yaitu sampel yang sudah ditetapkan atau sudah ada. Sampel pada penelitian ini yaitu, balita yang mengalami gizi buruk sebanyak 30 orang. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat. Berdasarkan uji bivariat yang dilakukan didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antaran variabel independen dengan variabel dependent. diharapkan akses terhadap air bersih merupakan salah satu determinan penting dalam pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Copyrights © 2025