Perancangan media pembelajaran inovatif di Pendidikan Dasar memerlukan strategi yang melampaui pemilihan teknologi semata; yang menuntut pendekatan sistematis yang adaptif, holistik, dan selaras dengan Prinsip Pembelajaran Mendalam (3PM: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan) Kurikulum Merdeka. Artikel ini menyajikan sebuah kerangka strategis berdasarkan Kajian Konseptual/Literatur Terstruktur, yang bertujuan menguraikan proses perancangan media yang secara fundamental berpusat pada kebutuhan murid. Temuan utama menegaskan bahwa proses perancangan media adalah siklus iteratif yang bertumpu pada tiga pilar: pertama, Analisis Kebutuhan Murid secara komprehensif (kognitif, sosial-emosional, kontekstual, dan potensi co-creation) yang menjadi penentu desain; kedua, peran kreativitas guru dalam menerjemahkan kebutuhan tersebut menjadi media yang secara eksplisit memenuhi Prinsip 3PM; dan ketiga, integrasi Keterlibatan Murid (Co-creation) serta Uji Coba Berkelanjutan (Iterasi) untuk memastikan validitas dan dampak media. Strategi ini berimplikasi pada pergeseran peran guru Pendidikan Dasar sebagai perancang pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang mendalam, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan kontemporer.
Copyrights © 2025