Bullying di sekolah dasar merupakan masalah serius yang berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa KKN-R Unim Bone Angkatan V melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi bertema “Kita Teman, Bukan Lawan” di MIN 5 Bone, Desa Ajanglaleng, Kecamatan Amali. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan pencegahan bullying, sekaligus menumbuhkan budaya saling menghargai antar teman sebaya. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi peran, pemutaran video edukatif, dan sesi konseling. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep bullying, perubahan sikap menjadi lebih empatik dan peduli, serta penurunan insiden perilaku negatif yang berdampak pada iklim belajar lebih nyaman. Sosialisasi dengan pendekatan partisipatif terbukti efektif sebagai strategi penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Copyrights © 2026