Permasalahan sampah anorganik khususnya plastik menjadi isu kritis yang mengancam keberlanjutan ekosistem perairan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kedak di Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab serta merumuskan strategi penanganan pencemaran sampah anorganik berdasarkan pendekatan kerangka DPSIR (Driving Forces, Pressures, State, Impact, Response). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan dokumentasi visual di delapan titik strategis DAS Kedak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, dan pola konsumsi produk sekali pakai merupakan faktor pendorong utama yang memicu tekanan berupa pembuangan sampah langsung ke sungai dan lemahnya sistem pengelolaan limbah. Kondisi lingkungan DAS mengakibatkan degradasi fisik dan ekologis dengan dampak berupa penurunan kualitas air, akumulasi mikroplastik, serta risiko terhadap kesehatan masyarakat. Strategi terpadu melalui penguatan kebijakan, pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis Circular Economy (CE), serta penguatan gerakan komunitas seperti Clean River Movement (CRM) menjadi solusi alternatif permasalahan sampah anorganik. Kerangka DPSIR terbukti efektif dalam mengurai permasalahan lingkungan perkotaan secara sistematis dan dapat dijadikan dasar perumusan kebijakan pengelolaan DAS yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026