Penelitian ini mengkaji implementasi nilai-nilai Pancasila dalam membentuk integritas akademik mahasiswa teknik di era digital. Krisis integritas akademik yang ditandai dengan maraknya plagiarisme, ketidakjujuran dalam ujian, dan pelanggaran etika akademik lainnya menunjukkan urgensi penguatan karakter berbasis Pancasila. Data menunjukkan bahwa 80% mahasiswa Indonesia pernah melakukan ketidakjujuran akademik, dengan mahasiswa teknik menghadapi tantangan khusus terkait plagiarisme kode program dan penggunaan AI. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan menganalisis jurnal ilmiah terakreditasi SINTA, buku teks Pancasila, dan dokumen kebijakan perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila—khususnya nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilan—memiliki relevansi kuat dengan prinsip-prinsip integritas akademik. Implementasi dapat dilakukan melalui tiga strategi: (1) penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila dalam kurikulum; (2) pemanfaatan teknologi deteksi plagiarisme dengan pendekatan edukatif; dan (3) internalisasi kode etik insinyur yang sejalan dengan nilai Pancasila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi fondasi etika yang dapat membentuk profesionalisme dan integritas calon insinyur Indonesia.
Copyrights © 2025