Kajian ini membahas proses kemunduran peradaban Islam setelah masa kejayaannya pada abad ke-8 hingga ke-13 M. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber sejarah, buku, dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemunduran tidak disebabkan oleh satu peristiwa tunggal, melainkan rangkaian faktor yang saling berkaitan. Dari sisi internal, munculnya perpecahan politik, melemahnya kepemimpinan, hilangnya semangat ijtihad, dan stagnasi dalam tradisi keilmuan menjadi penyebab utama melemahnya struktur sosial dan politik umat. Di samping itu, tekanan eksternal seperti invasi Mongol, Perang Salib, serta ekspansi dan kolonialisme Barat semakin memperburuk kondisi dunia Islam, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan stabilitas pemerintahan. Temuan penelitian menegaskan bahwa kejayaan peradaban Islam pada masa lalu lahir dari kekuatan ilmu, persatuan, dan kepemimpinan yang visioner; sementara kemunduran terjadi ketika nilai-nilai tersebut memudar. Pemahaman terhadap dinamika sejarah ini memberikan pelajaran penting bagi upaya membangun kembali peradaban Islam agar mampu menjawab tantangan zaman modern.
Copyrights © 2025