Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pemberdayaan kepala keluarga perempuan melalui pemanfaatan zakat produktif sebagai instrumen peningkatan resiliensi ekonomi keluarga. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya kerentanan ekonomi yang dialami perempuan sebagai pencari nafkah tunggal, yang disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap modal usaha, literasi keuangan yang rendah, serta minimnya dukungan sosial dan pendampingan bisnis. Model pemberdayaan yang dirancang mengintegrasikan pemberian modal berbasis zakat produktif, pelatihan keterampilan kewirausahaan, pendampingan intensif, dan penguatan jaringan pemasaran sebagai satu kesatuan intervensi yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada lembaga zakat serta penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif memiliki potensi signifikan dalam mendorong kemandirian ekonomi apabila diberikan secara tepat sasaran dan disertai pendampingan terstruktur. Selain itu, model yang dihasilkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, stabilitas pendapatan, dan ketahanan keluarga dalam menghadapi tekanan ekonomi. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan komunitas lokal untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan yang mendukung keberlanjutan program. Model yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pengelola zakat dalam memperkuat strategi pemberdayaan perempuan kepala keluarga secara holistik dan berorientasi pada kemandirian jangka panjang.
Copyrights © 2025