Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self-maturity siswa pengguna TikTok sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan Teknik cognitive restructuring, menganalisis self-maturity pengguna TikTok sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan self-maturity siswa pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori self-maturity rendah. Instrumen pengumpulan data berupa angket self-maturity skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji Wilcoxon, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik cognitive restructuring berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan self-maturity siswa pengguna TikTok di SMAN 1 Pekanbaru.
Copyrights © 2026