Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hubungan antara rasio konselor–siswa, manajemen beban kerja, dan dampaknya terhadap kualitas layanan serta kesejahteraan konselor sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis tiga puluh artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2013–2025 melalui teknik sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa rasio konselor–siswa yang tidak ideal secara konsisten meningkatkan beban kerja administratif, mengurangi frekuensi layanan tatap muka, dan menurunkan efektivitas intervensi konseling. Beban kerja yang tinggi juga berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis konselor, termasuk meningkatnya stres kerja dan penurunan kepuasan profesional. Sebaliknya, dukungan kelembagaan, supervisi efektif, serta pembagian tugas yang proporsional terbukti meningkatkan mutu layanan dan menekan risiko burnout. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan manajemen beban kerja konselor sekolah perlu disusun berbasis rasio ideal, kesejahteraan profesional, dan prinsip efisiensi layanan agar praktik BK di sekolah dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026