Pengendalian diri merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional anak usia dini yang berpengaruh terhadap kesiapan belajar dan interaksi sosial. Namun, pada praktiknya masih ditemukan anak PAUD yang menunjukkan rendahnya kemampuan pengendalian diri, yang diduga berkaitan dengan kondisi pengasuhan di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan koping orang tua dan pengasuhan penuh empati terhadap pengendalian diri anak PAUD di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel penelitian terdiri atas 120 orang tua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan meniru orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian diri anak, demikian pula pengasuhan penuh empati memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian diri anak. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengendalian diri anak. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan keterampilan Meniru orang tua serta penerapan pengasuhan penuh empati dalam mendukung perkembangan pengendalian diri anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi orang tua, pendidik PAUD, dan pemangku kebijakan dalam merancang program pendampingan pengasuhan yang berorientasi pada perkembangan sosial-emosional anak.
Copyrights © 2025