Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan belajar (X1) dan literasi digital (X2) terhadap motivasi belajar (Y) siswa SMKN 51 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 923 siswa, sedangkan sampel sebanyak 271 siswa ditentukan dengan rumus Isaac dan Michael, serta teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert lima pilihan (SS, S, N, TS, STS). Analisis data menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil uji t menunjukkan X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y (t hitung = 2,866; sig. 0,006), serta X2 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y (t hitung = 3,924; sig. 0,000). Secara simultan, X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap Y (F hitung = 32,645; sig. 0,000) dengan persamaan Y = 14,588 + 0,387X1 + 0,601X2. Nilai R² sebesar 0,581 menunjukkan bahwa 58,1% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh lingkungan belajar dan literasi digital, sedangkan 41,9% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, peningkatan lingkungan belajar yang kondusif (dibatasi pada konteks rumah) dan literasi digital yang baik dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
Copyrights © 2026