Pendidikan Pancasila menghadapi tantangan signifikan di era digital, khususnya dalam membentuk kesadaran Generasi Z yang cenderung pragmatis dan kritis. Penelitian ini menganalisis implementasi pendidikan Pancasila melalui kegiatan sosialisasi dan workshop kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pancasila dan Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura bekerja sama dengan Tim Mentoring Kebangsaan. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kegiatan yang melibatkan 60 siswa SMA dan 120 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan dialogis-partisipatif efektif meningkatkan kesadaran Generasi Z dalam empat indikator: pemahaman nilai-nilai Pancasila, kesadaran hukum dan konstitusional, integritas anti-korupsi, dan etika digital. Peserta menunjukkan perubahan dari pemahaman normatif menuju aplikasi kontekstual, tercermin dalam kemampuan mengidentifikasi relevansi nilai Pancasila terhadap dilema etis sehari-hari seperti cyberbullying, penyebaran hoaks, dan kecurangan akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Pancasila berbasis experiential learning dan kolaborasi kelembagaan perguruan tinggi merupakan strategi efektif untuk internalisasi nilai kebangsaan pada Generasi Z di era digital.
Copyrights © 2026