Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna lirik lagu “Creep” karya Radiohead sebagai simbol identitas skena ketika dipraktikkan dalam ruang komunal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes dan perspektif etnomusikologi, penelitian ini menelaah transformasi makna lirik dari teks individual menjadi representasi budaya kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tekstual, “Creep” memuat narasi personal tentang keterasingan dan kerentanan diri. Namun, ketika diperdengarkan dalam ruang komunal seperti kafe skena, lirik tersebut mengalami pergeseran makna melalui proses denotasi–konotasi–mitos, hingga menjadi simbol identitas outsider yang diterima dan dirayakan dalam budaya skena. Ruang komunal berfungsi sebagai mediator afektif yang memungkinkan pendengar mengalami pengalaman emosional bersama, terlihat dari fenomena nyanyi kolektif dan penguatan rasa kebersamaan meski antarindividu tidak saling mengenal. Temuan ini menegaskan bahwa musik bukan hanya teks, tetapi praktik budaya yang membentuk identitas melalui interaksi sosial dan atmosfer ruang. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian etnomusikologi dan semiotika, serta implikasi praktis bagi pengelola ruang komunal, komunitas skena, dan pelaku industri kreatif dalam memahami peran musik sebagai media pembentuk identitas budaya.
Copyrights © 2025