Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi pupuk organik berbahan dasar kotoran walet dan bahan hijauan (daun lamtoro, daun kirinyuh, dan daun kelor) yang mampu meningkatkan kualitas hara tanah masam serta pertumbuhan bibit kakao. Penelitian dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu formulasi pupuk dan uji aplikasi pada bibit kakao dalam polybag. Tiga formulasi diuji, yaitu: Formula I (KW 50%, DL 20%, DY 15%, DK 15%), Formula II (KW 50%, DL 15%, DY 20%, DK 15%), dan Formula III (KW 50%, DL 15%, DY 15%, DK 20%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik berpengaruh nyata terhadap semua parameter pertumbuhan (p < 0,05). Dosis 200 g/polybag (P2) menghasilkan pertumbuhan tertinggi dengan rata-rata tinggi tanaman 28,06 cm, jumlah daun 11,26 helai, dan diameter batang 4.62 mm. Selain itu, aplikasi pupuk meningkatkan pH tanah dari 4,5 menjadi 5,6. Dengan demikian, pupuk organik berbasis kotoran walet dan bahan hijauan dapat memperbaiki sifat kimia tanah masam dan meningkatkan pertumbuhan bibit kakao secara signifikan
Copyrights © 2025