Pembelajaran bahasa Inggris secara bilingual membutuhkan pendekatan yang mampu memberikan dukungan bahasa sekaligus menyediakan peluang praktik berbicara secara berkelanjutan. Artikel ini menelaah tiga isu utama: penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam konteks bilingual, peran aplikasi Duolingo dalam mendukung perkembangan kemampuan berbicara, serta dampak integrasi keduanya terhadap kompetensi speaking siswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan PjBL yang dipadukan dengan pembelajaran bilingual dan penggunaan Duolingo. Metode yang digunakan ialah kajian literatur dengan memeriksa berbagai penelitian relevan mengenai PjBL, bilingual learning, dan digital language learning. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL menyediakan konteks latihan bahasa yang autentik, sementara Duolingo memperkuat penguasaan kosakata, pelafalan, dan kelancaran berbicara. Dengan demikian, integrasi PjBL, pembelajaran bilingual, dan Duolingo terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan speaking siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025