Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui framing pemberitaan citra PT Pertamina dalam menghadapi krisis kepercayaan akibat kasus Pertamax oplosan pada media online Detik.com dan Kompas.com dengan analisis Framing Pan & Kosicki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kedua media membangun citra Pertamina melalui sudut pandang yang berbeda. Detik.com membangun citra Pertamina sebagai institusi yang aktif memberi klarifikasi dan berusaha memulihkan kepercayaan publik, sedangkan Kompas.com membingkai Pertamina sebagai perusahaan yang sedang melakukan perbaikan dan harus bertanggung jawab atas penyimpangan internal. Perbedaan sudut pandang, panjang berita, dan penekanan pada sumber membuat kedua media membentuk interpretasi publik yang berbeda terhadap krisis Pertamina. Oleh karena itu, pemahaman terhadap proses framing menjadi penting untuk membaca dinamika pemberitaan media dan dampaknya terhadap komunikasi krisis perusahaan.
Copyrights © 2026